Selamat datang di Bali

Sore itu sekitar pukul 16.30 kami tiba di Pelabuhan Gilimanuk, segera kami membeli tiket feri yang seharga Rp 6000.  Tentu perasaan saya sangatlah excited karena ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Pulau Bali itu. Pertama kali menginjakkan kaki di feri itu saya langsung pusing, deg deg an banget, ya memang dasar udik baru pertama kali naik kapal. Ngeliat laut yang biru banget itu membuat saya agak sedikit takut, pertama mungkin karena saya tidak bias berenang dan beberapa kali pengalaman tenggelam.

Perjalanan dengan feri itu cukup memakan waktu, padahal Pulau Bali sudah terlihat di depan mata. Selama di kapal kami melihat segerombolan siswa siswi dari banyuwangi, anak anak pengambil koin, kapal kapal yang mondar mandir ketapang-gilimanuk, serta lansekap ujung timur pulau jawa itu. Langit sorenya pun cukup mendukung.

Setibanya di Pelabuhan Gilimanuk kami benar benar sangat excited sampai sampai lupa kami harus membelah setengah Pulau Bali untuk sampai di tujuan utama, Kuta!
Setelah sempat menunggu bus penuh menuju terminal ubung kira kira satu jam, akhirnya bus jalan. Saat itu sudah gelap, sekitar pukul 19.30 WITA. Perjalanan menuju Denpasar cukup menyeramkan. Jalanan sepi, sebelah kiri kami Taman Nasional Bali Barat, kebanyakan bus bus serta truk yang melewati jalan itu. “ini bukan bali nih” celetukkan teman saya.

Pukul 22.30 kami sampai di Terminal Ubung, Denpasar. Kami mulai dikerubungi calo calo angkot. Ya mau tak mau memang kami harus menyewa angkot untuk menuju Kuta. Akhirnya kami menyewa angkot, waktu itu lupa berapa, hanya saja masing masing dari kami harus membayar sekitar Rp. 30.000, ya sekitar Rp 240.000 satu mobil. Segerombolan anak memasuki McD Kuta yang dipadati oleh turis asing yang sedang menonton World Cup. Kami langsung memesan makan, oh iya baru ingat, terakhir kami makan itu sekitar pukul 12 siang tadi di Pantai Bama, Taman Nasional Baluran. Itu pun hanya mie instan.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.