So, What’s Next?

Perjalanan Jogja-Semarang sangat mengasyikan ya walaupun kami terpisah setidaknya kami masih bisa saling berkomunikasi. menyaksikan kanan kiri kami hamparan bukit bukit dan gunung merapi serta merbabu yang menjulang tinggi menembus awan dan mengisi ruang langit yang biru. seorang teman kami yaitu merlin yang awalnya ingin ke stasiun lempuyangan saja untuk pulang ke Jakarta sekejap dia menjadi sangat tidak sabar untuk mencapai Semarang. memang kami masih ingin tinggal di Jogja lebih lama lagi, makin hari makin cinta joga namun tidak dipungkiri hati kami sangat menunggu apa yang ada di Semarang.

Rute perjalanan Jogja-Semarang kami melewati Magelang, Ambarawa, dan kemudian sampai di semarang. sempat di sebuah stasiun di daerah Ambarawa kami diturunkan untuk pindah Bus, beruntunglah kami pindah ke Bus AC dan hanya menambah Rp 1000 saja yang sebelumnya kami membayar bus Rp 19.000 jadi total Jogja ke Semarang yaitu Rp 20.000 saja.

Sesampainya di Semarang (Banyumanik) kami segera menuju rumah om dan tante Retha, disanalah kami bertemu dan mengenal orang paling baik di antara perjalanan perjalanan kami, kami diberikan tempat tinggal dan diberi makan bahkan beberapa kali ditraktir. setelah beres beres kami memutuskan hanya istirahat malam itu supaya besoknya kami fit untuk keliling kota semarang.

Pagi itu, untuk pertama kalinya saya menghirup udara pagi Semarang, ahh beda tentunya dengan Jakarta. setelah mandi sarapan dan beres beres kamar kami pun bersiap diantar oleh Om Pras menuju objek wisata pertama kami di Semarang. Selama di perjalanan saya mengagumi kota Semarang, kami saat itu tinggal di Semarang atas dan ketika melintasi Gombel pemandangan Semarang bawah terlihat bagus dan sangat menarik, ahhh keren banget!! sesampainya di Sam Po Kong kami langsung masuk dan lari serta jejingkrakan, kami sangat mengagumi arsitekturnya bentuknya ah semuanya deh. benar benar kayak di luar negeri. selanjutnya kami diantar dan di drop di Kota lama Semarang, kami singgah sebentar di gereja bleduk yang tampak luarnya keliatan klasik sekali dan mirip masjid karena mempunyai kubah, kami pun menemui tempat shootingnya ayat-ayat cinta yg di film itu di setting seperti di mesir (hahaha yg ini penting banget). selanjutnya kami ke lawang sewu yg horor itu dan bertemu windi anak ilmu kelautan UNDIP yang teman kami sewaktu di SMA 14.

Setelah bosan di lawang sewu kami meluncur lagi ke Semarang atas untuk berkunjung ke Pagoda di wihara budhagaya. ahh that’s other coooool place lah, keren jg disana dan kejadian tragis pun terjadi. pada saat ingin berfoto bersama, kamera dipasang di tripod, pada saat itu memang saya tidak yakin kamera dipasang dgn benar dan benar saja ketika angin kencang datang, si tripod bersama kamera kami tercinta itu jatoh! WAAAAW sekejap saya shock banget nget sampe lemes dan semuanya teriak! hahaha tapi yasudahlah tidak apa apa untuknya (semoga).

Malamnya kami diajak jalan jalan oleh om dan tante nya retha, awalnya kami ke sebuah masjid paling megah di semarang yaitu masjid agung. aduh duh duh duh subhanallah itu masjid bagus banget! megah! ah spektakuler deh! berhubung baterai kamera kami tinggal sedikit kami hanya foto seperlunya. saya kira sehabis ini kami akan pulang ke rumah namun om dan tante malah mengajak kami jalan jalan di kota semarang malam itu. awal perjalanan dari rumah saja kami sudah dikejutkan oleh lampu lampu kota semarang yang wooooow banget, ketika kami melintas jalan tol pun kami dikejutkan dengan lampu lampu yang senada warnanya dalam jumlah yang banyak. ahhhh benar benar kejutan. malam itu kami bemain ke simpang lima semarang, duduk duduk di lapangannya, menikmati udara malam kota, berbincang bincang, bernyanyi bersama anak jalanan, sungguh suatu hal yang tidk biasa kita lakukan dikehidupan sehari hari kita. selanjutnya kami diajak mampir ke UNDIP dkt simpanglima, kemudian berhenti ditengah jalan hanya untuk berfoto di dpn gdng pemerintahan jateng. selanjutnya kami naik ke semarang atas dan menikmati pemandangan kota dari gardu pandang Gombel. waaah it was a perfect night! ga bisa dilupain benar benar WAH!

Kejutan kejutan di Semarang tidak berhenti sampai disana, pagi nya kami dibawa oleh om dan tante ke tempat yang tak terduga, kami melintasi jalan dan dihadapkan ke gunung ang menjulang tinggi di depan kami, sungguh pemandangan yang indah. setelah sampai barulah saya sadar bahwa kami berada di sebuah objek wisata yang tak direncanakan untuk disinggahi oleh kami, Candi gedong songo! ternyata itu adalah tempat yang indah, kami berada diatas bukit dan udara disana sangatlah sejuk, ah cukup dingin mungkin bagi saya. disana banyak bocah bocah SD yang sangat hiperaktif, haha bahkan kami pun dikalahkan oleh mereka. gila gila bikin ngakak deh mereka.

Jam 5 sore kami berangkat dari rumah Om pras, dan pada saat itu pun kami masih diajak jalan jalan keliling undip di Tembalang, ah ternyata tidak kalah bagus dengan kampus UI dan UGM serta ITB. setiap kampus punya ke istimewaannya masing masing. yap selama di mobil menuju stasiun poncol kami menyusun rencana siapa duduk dimana, namun kenyataannya pas sampai di stasiun, tiket duduk untuk KA Tawang Jaya (kelas ekonomi) telah habis. ah MAMPUS saja kita! duduk dibawah, dilangkah langkahin orang, goood! tidak terpikirkan sebelumnya. namun kami tidak mudah mundur (cieelah haha) kami tetap membeli tiket itu dan menuju kereta kami yang sedikit lagi berangkat. ya untunglah kami tetap mendapatkan tempat duduk ya walaupun kami berpencar. alhamdulillah.

Finally! kami sampai juga di Jakarta pukul 3.00 dini hari, yap dari Senen maka balik lah kami ke Senen, di tempat yang sama kami menunggu kereta keberangkatan pula. ahh ga ada kata kata yang bisa terucap ketika sampai dan menamatkan perjalanan ini, cuma Alhamdulillah dan segala syukur yang ada di pikiran kami.

So, What’s Next Guys? any Idea? hahaha perjalanan ini memang harus terus dilanjutkan, kemana pun. beberapa hari yang lalu saya sempat was was atau berpikir, tempat apa lagi ya yang akan kita kunjungi? apakah akan lebih bagus dari tempat tempat yang sudah kita datangi? takut mengecewakan, namun saya sangat yakin jika bersama kalian semuanya akan menjadi 100% indah, jika niat kita lurus pasti semuanya lancar. Alhamdulillah ya Allah, segala syukur kami haturkan kepada Mu yang memiliki segala 🙂

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.