Kejarlah Cinta Sampai Negeri Cina

Setelah empat jam penerbangan, akhirnya kami tiba juga di Aeroporto Internacional de Macau. Saat itu waktu menunjukkan pukul 23.00 waktu setempat. Rencananya kami akan bermalam di bandara setidaknya sampai ada bus menuju kota. Namun ketika melihat keadaan bandara dan beberapa petugas yang sliweran membuat aga jiper juga untuk tiduran di sana. Belum lagi AC yang dingin. Mulai dilema antara nginep di bandara atau ke apartemen salah seorang teman.
Tiba tiba ada seseorang yang bertanya ke kami, ”are you Indonesian too?”.  Ya kami jawab iya, awalnya kami kira dia justru warga local situ yang mau pulang kampung, ternyata orang Indonesia juga. Setelah berkenalan dia bertanya “Lu olang ngapain kesini?” ya kami jawab untuk liburan, ketika kami nanya balik dengan pertanyaan yang sama dia menjawab “ya kalo gua sih mau nyebrang ke cina, mau nemuin pacar gue, lagi berantem nih, wuaah parah deh kayaknya yang ini makanya gue samperin”
Baiklah setelah curcol dan cerita masing masing mengenai pengalaman macau dan ini itu nya, sampai lah kami ke pertanyaan yang dari tadi belum terjawab, mau tidur dimana kita?

Dengan baik hatinya, Tandi, teman nemu di jalan kami itu memberikan koin 1 MOP untuk menelpon teman kami yang akan memberikan tumpangan. Setelah pencet nomor nya, ternyata nyambung juga. Kemudian saya menceritaan kalau kami baru sampai tapi bingung cara ke tempat teman saya itu, lalu dia menyarankan untuk naik taxi karena cukup murah sekitar 30 MOP (atau Rp 33.000), dia masih bekerja dan baru pulang jam 2 dan silahkan masuk saja ke apartemen nya karena pintu tidak dikunci. Ahh… akhirnya jadi ada tempat untuk bersinggah selama di Macau. Kemudian saya, yunus, dan nobi serta mengajak tandi memutuskan untuk pergi ke apartemennya yang masih satu pulau dengan airport macau.
usut punya usut sih.. si teman nemu di jalan ini gagal mendapatkan hati kekasihnya.. ya.. memang sejauh apapun jodoh dikejar, kalau namanya jodoh engga kemana.. bukan begitu? hehe semangat terus!

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.