Pengangguran Tapi Bisa Jalan-Jalan

Siapa sih yang mau jadi pengangguran? Seorang yang ga punya kerjaan dan otomatis ga punya penghasilan. Rutinitasnya tidur malem, online sampe mata mendidih, bangun siang, makan, terus tidur lagi sampe sore. Rutinitas tersebut untuk beberapa hari mungkin sangat menyenangkan, namun kalau sudah masuk ke minggu-minggu selanjutnya hingga kegiatan sebulan penuh, siapa yang tahan?

Sesungguhnya, itu yang sedang saya lakukan. Mungkin bertapa dalam goa masih lebih baik dari ini, karena saat ini saya memang seperti bertapa di dalam goa namun masih tetap bisa memantau keadaan sekitar. Hal tersebut lah yang membuat masa pengangguran saya ini tidak mengenakan. Ikut mendengar kabar dari beberapa teman yang nampaknya sudah berlari cukup kencang mengejar cita-cita dan impiannya di luar sana. Saya saja masih mengistirahatkan mesin walau rasanya sudah kelamaan istirahatnya.

Untuk menyiasati kegundahan akan kebosanan dalam goa, saya sudah merencanakan untuk menyisipkan jalan-jalan di dalamnya. Syukur lah, rabu ini, semoga saja. saya jadi berangkat. Aneh kan, pengangguran yang tidak berpenghasilan dan enggan untuk nabung bisa jalan-jalan. Setidaknya, status itu lah yang bisa saya jawab jika ada teman yang bertanya “sibuk apa sekarang?” “kerja apa sekarang?” cukup jawab “sibuk jalan-jalan aja….” dan dapat dipastikan banyak orang yang iri dengan pekerjaan tersebut 😀

note: sejujurnya postingan ini dibuat untuk tidak membuat iri atau pun membuat banyak orang jadi pengangguran.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.