Kebanjiran Temen Baru

Finally! hari yang ditunggu datang juga. Hari itu saya masih sibuk dengan urusan pekerjaan baru saya. Untungnya, setelah bersusah payah begadang mengerjakan tugas dari perusahaan yang saya apply, kemudian saya dapat diterima di perusahaan tersebut. Syukur lah.. pekerjaan baru di sebuah agency yang menangani urusan bellow the line dan yang menarik adalah semua service nya difokuskan untuk industri pariwisata. what a cool job (for me)!

anyway, awalnya saya berencana untuk jalan jalan ke Malaysia dengan empat orang. Bak ajang kompetisi, tiga orang lainnuya harus tereliminasi dan hanya tersisa dua fighter, saya dan dara. Apa yang selanjutnya akan terjadi dengan saya dan dara di negeri jiran? well.. here’s I’ll write the story.

Sore itu saya sempet kebingungan karena belum sempat menukarkan uang ke money changer, untungnya sewaktu di kelapa gading saya menemukannya ya walaupun dengan rate 2890 yang saya rasa lebih mahal 100 rupiah dibanding money changer langganan saya. tak ape lah…

Awalnya saya janjian dengan dara di kantor dia di daerah senopati, dan saya tak dapat menduga keadaan jalan sudirman sore itu. Jadinya, kami memutuskan untuk ke bandara sendiri-sendiri. Selanjutnya saya ketemu dia di KFC terminal 2 bandara soekarno hatta. Ternyata saya datang kecepatan sehingga harus nunggu dua jam lamanya. Sambil ngobrol-ngobrol dengan dara dan temannya yang ikut nungguin, rasanya mata makin butek lantaran menahan ngantuk sedari tadi siang. Masalahnya, malamnya saya tidur jam tiga pagi, dan harus diribetkan dengan berbagai macam urusan pekerjaan baru.

Selanjutnya, saya dan dara masuk ke dalam bandara dan check in di mesin self check in airasia, kabarnya sih sekarang counter airasia sudah memasang tarif sebesar 30.000rp jika tidak melakukan self checkin, self checkin tersebut bisa dilakukan melalui web dan juga mobile. dikarenakan hari itu sangat ribet dan baterai handphone sudah mau habis, jadinya saya ga bisa merasakan mobile check in airasia deh.. cuma bingung jg sih kalau mesti menunjukkan boarding pass dari handphone.

Selanjutnya, kami masuk pesawat tepat waktu. Sekitar 70% penumpang tujuan KL malam itu dipenuhi oleh penumpang malaysia. Luar biasa ya… saya baru sekali itu merasakan naik pesawat luar Indonesia. Semua pemberitahuannya diumumkan dengan bahasa melayu, semua tulisan di dalam pesawatnya pun begitu. Apesnya, saya tidak bareng duduknya dengan dara. Kami terpaut satu kursi di depan dan belakang. Ketika pesawat berangkat, saya mulai pindah tempat duduk ke sebelah dara supaya ada teman ngobrol. Kebetulan sekali, disana juga saya mendapat teman baru, yaitu Abdullah. Dia aadalah pelajar dari Malaysia yang berkewarganegaraan Saudi Arabia.  Orangnya gembul gitu dan suka banget ketawa. Pokoknya seru lah ngobrol sama dia. Kami pun janjian untuk mengabarkan jika main-main ke KL biar bisa diajak jalan jalan bareng dia.

Penerbangan malam itu memang sempat telat akibat antrian pesawat di landasan soekarno hatta. Keadaan ketika terbang pun agak seram karena beberapa kali turbulance yang guncangannya cukup kencang. Akibatnya, saya harus sampai di bandara LCCT telat setengah jam, yaitu sampai pukul 12.00 malam. Entahlah, saya cemas banget dengan teman saya yang katanya akan jemput. Saya takut dia bengang bengong dan bete nunggu kelamaan di bandara akibat keterlambatan arrival pesawat saya.

Ketika saya keluar pintu bandara, akhirnya saya melihat juga si Galih, seorang teman, anak Multimedia University di Cyberjaya yang dengan baik hati mau menjemput dan memberikan tempat tinggal. Dia juga membawa temannya, yaitu Ika atau jg biasa dipanggil tacil. Baru datang aja udah punya tiga teman baru. Selanjutnya memasuki kehidupan di Cyberia pun saya berkenalan dengan housemate si Galih yaitu Fandi dan Emir. Selanjutnya beberapa anak Indonesia yang kuliah dan tinggal di cyberjaya juga. Ah jalan jalan kali ini adalah jalan-jalan paling banyak ketemu temen baru.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.