Hello Stranger


Pagi itu, menjadi pagi yang sangat saya tunggu. Saya sudah tidak sabar dan bosan sekali menunggu di Beijinig Capitol Airport semalaman. Kilauan cahaya kuning keoranye-an mulai muncul di ufuk timur. Saya memantau datangnya fajar dari dalam terminal dua. Tiba-tiba muncul seorang bule, dia mengatakan sesuatu dengan bahasa yang tidak saya mengerti dan suara yang kurang jelas. Saya yakin saya yang dia tuju.

Kemudian dia mendekat dan dengan senyum saya berkata “pardon me?”.

Dia menjawab “it’s mean good morning and have a great day”. “nice day will be” tambahnya.

“yeah, I wish. This is my first time here” jelas saya.

“oh nice, really nice. You’ll have great time here”.

“I wish”. Kemudian saya menatap cahaya pagi itu di langit Beijing. Nampaknya dia benar.

“what are you doing here? I mean what’s your plan?” tanya nya

“I am traveling, yeah traveling only”

“Oh good, really good. Traveling is good thing” katanya dengan wajah yang sedari tadi sama sumringah nya.

Saya tersenyum. Berharap jalan yang saya ambil ini benar seperti katanya. “Anyway I am from Indonesia”

“Indonesia? Hmm.. is it good there? I mean,there’s many jungle and forest, right?”

“uhmm..” dalam hati saya berkata bukan kah Indonesia terkenal akan illegal login?

“I hear the news about new species found there, ya?” tambahnya untuk meyakinkan kalau dia benar-benar tahu Indonesia.

“uhm.. yes. There are many forest, like in Borneo and eastern part of Indonesia. Papua it is” jawab saya.

“yeah yeah, Papua is part of Indonesia, right?”

“yes. Anyway where are you from?”

“I am from Canada. And I am going to Vladivostok, Russia”

“oh.. so you have to transit here?”

“exactly. I have conference”

“what kind of conference is that?”

“it is Asia Pacific in Vladivostok”

“ohh.. nice”

Dia menjulurkan tangan kananya “My name is Vladimir”

“my name is Febry” saya membalas.

“nice to meet you Febry”

“nice to meet you too Vladimir, from… Canada? And going to Russia?” tanya saya lagi untuk mengonfirmasi ulang.

“yes” jawabnya dengan senyum sangat ramah. Kami berdua sama-sama beranjak dari tempat itu.

“hope to see you again Vladimir, in.. any other part of the world”

Kemudian kami berpisah dengan hanya meninggalkan nama dan senyum. Saya keluar terminal untuk menikmati udara pagi yang sejuk. Sudah semalaman saya menghirup udara dingin bandara.

 

4 tanggapan pada “Hello Stranger”

  1. saya dulu pernah ketemu engineer pesawat dari taiwan di MRT spore
    sempet dikasih kartunama pula
    cuma sayang bahasa saya masih make bahasa tarzan
    englishnya ancur hehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.