Khao san

Image

‘Khaosan, sendirian, Songkran, Begini, ya, rasanya jadi Bodhi?’twit
dari seorang teman yang sedang melancong ke Bangkok, sendirian. Jadi teringat sekitar 7 bulan lalu mengalami hal yang sama (minus Songkran, plus hujan). Kontrak saya habis setelah tiga hari tiga malam menetap di rumah orang asing berkewarganegaraan Rusia. Belum ikhlas meninggalkan Bangkok, akhirnya tanpa tempat berteduh saya melarikan diri ke daerah Khaosan.

ImageSetidaknya, hanya di Khaosan saya menemukan penginapan super murah, 100bath (30000rp) per malamnya. Keadaan penginapannya? Harus menaiki tangga reot dan berada di lantai dua. Ukuran kamar dormitory yang saya tempati kurang lebih 3 x 5 meter, cukup untuk dua buah bunk bed dan satu kipas angin menggantung di langit-langit.

Bangkok awal September selalu diguyur hujan. Perasaan sedih kemudian datang ketika saya terdampar di dalam hostel reot, gelap, dan sendirian. Jadi inget rumah, sudah dua minggu ga pulang, jarang berkabar. Kangen bukan berarti mau pulang, saya malah tambah sedih, minggu depannya harus balik ke tanah air.

You may also like

18 Komentar

  1. Hi febry, aku liat di kanan blog ada travel ke Jepang, 3 kota. rencana kapan?
    aku udah keluar visanya untuk 25 April ini, if by any chance kita bersua.. in case. hehehehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.