Sebagai warga negara Indonesia (WNI), hal pertama yang ada di benak kita saat mau bepergian ke luar negeri adalah “apakah negara ini bebas visa?” atau “bagaimana cara membuat visanya?”. Punya paspor hijau Indonesia memang tak selalu beruntung. Sesuai statistik Henley visa restriction index (1 January 2017), Indonesia menduduki peringkat ke-79 dalam hal kebebasan dalam bepergian. Dengan total akses bebas visa dan visa on arrival (VOA), paspor Indonesia hanya bisa masuk dengan mudah ke 58 negara.


Negara Bebas Visa

Sebagai panduan traveling, saya mau sedikit berbagi informasi penting ini. Siapa tau kamu mau traveling di luar negara-negara yang sering dikunjungi oleh pemegang paspor Indonesia, kan? Kira-kira apa aja ya 57 negara yang membebaskan visa atau visa on arrival bagi pemegang paspor Indonesia?

 

Asia

NegaraKetentuan VisaJangka Waktu
MalaysiaBebas visa30 hari
SingaporeBebas visa30 hari
PhilippinesBebas visa30 hari
ThailandBebas visa30 hari
LaosBebas visa30 hari
VietnamBebas visa30 hari
KambojaBebas visa30 hari
BruneiBebas visa14 hari
MyanmarBebas visa14 hari
Indiae-Visa60 hari, pengguna e-Visa harus tiba melalui 24 airport atau 3 pelabuhan yang sudah ditetapkan
Sri LankaElectronic Travel Authorization30 hari
NepalVisa on arrival90 hari
JepangBebas visa (bersyarat)15 hari bebas visa dengan menggunakan ePaspor. Untuk mendapatkan bebas visa, kamu harus memiliki Visa Waiver Registration Certificate yang bisa didapatkan di kedutaan besar Jepang
Hong KongBebas visa30 hari
MacauBebas visa30 hari
Hainan (China)Visa on arrival15 hari. Tersedia di Haikou Meilan International Airport dan Sanya Phoenix International Airport. Bebas visa selama 15 hari jika bepergian dalam grup turis (5 orang atau lebih)
MaldivesVisa on arrival30 hari
Timor LesteVisa on arrival30 hari
IranVisa on arrival30 hari
Bahraine-Visa 14 hari
Turkeye-Visa30 hari
Georgiae-Visa
KyrgyzstanVisa on arrival1 bulan. Tersedia di Manas International Airport
TajikistanVisa on arrival45 hari dengan kedatangan melalui Dunshanbe International Airport. Visa juga tersedia online. Pemegang e-Visa bisa masuk melalui seluruh border.
OmanVisa on arrival30 hari
YordaniaVisa on arrival30 hari
ArmeniaVisa on arrival120 hari
AzerbaijanVisa on arrivaleVisa juga tersedia bagi WNI dengan maksimum 30 hari.
United Arab EmiratesElectronic Visa (bersyarat)Tersedia bagi penumpang Emirates atau Etihad
PalestinaBebas visa
QatarBebas visa30 hari

 

Eropa

NegaraKetentuan VisaJangka Waktu
MoldovaeVisa90 hari
BelarusBebas visa5 hari, harus tiba melalui Minsk International Airport dan tidak dalam penerbangan dari dan ke Russia.
UkrainaVisa on arrival15 hari untuk bisnis maupun turis dan biaya sekitar US$100. Tersedia di Kyiv Boryspol Airport, Kyiv International Airport (Zhuliany), dan Odessa International Airport.

Afrika

NegaraKetentuan VisaJangka Waktu
MarokoBebas visa90 hari
RwandaElectronic Visa30 hari
São Tomé and PríncipeElectronic Visa15 hari
Pantai GadingElectronic VisaBisa didapatkan online dan harus tiba di Port Bouet Airport.
KenyaeVisa3 bulan
TanzaniaVisa on arrival90 hari
ZimbabweVisa on arrival90 hari
ZambiaeVisa30 hari
GaboneVisa30 hari
MadagaskarBebas visa30 hari
GambiaBebas visa90 hari
SeychellesFree Visitor’s Permit on arrival3 bulan
MalawiVisa on arrival30 hari, bisa diperpanjang hingga 90 hari
MauritaniaVisa on arrivalTersedia di Nouakchott–Oumtounsy International Airport.
MozambiqueVisa on arrival30 hari
TogoVisa on arrival7 hari
UgandaVisa on arrivalHarus apply online
Cape VerdeVisa on arrival
ComorosVisa on arrival45 hari
DjiboutiVisa on arrival
Guinea-BissauVisa on arrival90 hari

Amerika

NegaraKetentuan VisaJangka Waktu
PeruBebas visa183 hari
Saint Vincent and the GrenadinesBebas visa30 hari
ChileBebas visa90 hari
ColombiaBebas visa90 hari
DominicaBebas visa21 hari
EcuadorBebas visa90 hari
GuyanaBebas visa30 hari
HaitiBebas visa90 hari
Saint Kitts and NevisElectronic Visa30 hari
Antigua & BarbudaElectronic Visa30 hari
SurinameTourist Card on arrival
CubaTourist Card required90 hari
NicaraguaVisa on arrival90 hari
BermudaBebas visa21 hari
MontserratElectronic Visa
Pitcairn IslandsBebas visa

Australia & Oceania

NegaraKetentuan VisaJangka Waktu
MicronesiaBebas visa30 hari
FijiBebas visa120 hari
Marshall IslandVisa on arrival90 hari
PalauVisa on arrival30 hari
TuvaluVisa on arrival30 hari
Cook IslandsBebas visa31 hari
NiueBebas visa30 hari
Papua New GuineaVisa on arrival (Free)60 hari

Tambahan Negara Bebas Visa (Bersyarat)

Ternyata memiliki visa dari negara lain bisa menjadi keuntungan bagi pemegang paspor Indonesia. Kenapa? Jadi ada beberapa negara yang memberikan bebas visa jika kamu memenuhi persyaratan, mislanya memiliki visa negara tertentu atau menjadi punya izin tinggal di negara tertentu. Yaa.. memang mayoritas sih visa atau izin tinggal di negara-negara seperti Amerika Serikat, Kanada, UK, Schengen, Australia, atau New Zealand. Tapi ini sebuah keuntungan, dong? Nah ini negara-negara yang bisa kamu masuki dengan beberapa persyaratan.

NegaraCatatan
AlbaniaMembutuhkan visa Schengen multiple entry yang masih valid (C atau D) atau izin tinggal di salah satu negara anggota Schengen atau sebelumnya pernah memiliki visa atau izin tinggal di UK atau USA.
AndoraBebas masuk selama punya visa Schengen multiple-entry
AnguillaMembutuhkan visa dari UK yang valid
BelizeVisa on arrival bagi pemegang visa USA multiple-entry
Bosnia and HerzegovinaMembutuhkan visa atau izin tinggal dari negara Schengen atau negara Uni Eropa, dapat tinggal selama 15 hari.
British Virgin IslandMembutuhkan visa dari negara Canada, USA, atau UK dengan batas waktu visa minimum 6 bulan dari kedatangan. Kamu bisa jalan-jalan di sini selama maksimum 6 bulan.
BulgariaMembutuhkan visa Schengen atau visa dan izin tinggal dari Romania, Cyprus, dan Kroasia.
Costa RicaMembutuhkan visa dari negara anggota Uni Eropa, Canada, Jepang, Korea Selatan, atau USA. Dapat tinggal selama 90 hari.
Cyprus Membutuhkan visa Schengen multiple-entry (C atau D) atau visa dan izin tinggal dari Romania, Cyprus, dan Bulgaria.
Dominican RepublicMembutuhkan visa Canada, USA, atau negara anggota Uni Eropa. Maksimum tinggal selama 30 hari. Biaya visa US$10
HondurasMembutuhkan visa Canada, USA, atau negara anggota Uni Eropa.
KosovoMembutuhkan visa Schengen multiple-entry dan bisa tinggal selama 15 hari.
Korea Selatan30 hari maksimum untuk WNI jika kamu memiliki visa Australia, Canada, USA, atau New Zealand, dan hanya berlaku untuk transit dari/ke negara-negara tersebut melalui Korea. ATAU Sebelumnya pernah berkunjung ke Korea selama 4x dalam waktu 2 tahun terakhir atau setidaknya 10 kali kunjjngan secara keseluruhan.
MexicoMembutuhkan permanent residencey dari Kanada, Jepang, UK, dan US (Visa B1/B2 juga bisa) atau dari Negara Schengen lainnya.
MontenegroMembutuhkan visa dari Negara Schengen atau USA dan belum kadaluarsa. Bisa tinggal selama 7 hari.
PanamaMembutuhkan visa dari USA/UK/Canada/Australia/negara anggota Uni Eropa. Harus membayar US$30 di terminal kedatangan.
RomaniaMembutuhkan visa Schengen multiple entry yang masih valid (C atau D) atau izin tinggal di salah satu negara anggota Schengen atau sebelumnya pernah memiliki visa atau izin tinggal di UK atau Ireland (yang valid selama 5 tahun atau lebih) atau visa dari negara Bulgaria, Cyprus, atau Kroasia.
Serbia Bebas visa maksimum untuk 9 hari jika memiliki visa atau punya izin menetap di Uni Eropa dan Amerika Serikat.
TaiwanBisa mendapatkan Online Application for Travel Authorization Certificate jika memiliki visa atau punya izin menetap di USA, Canada, Jepang, Korea Selatan, UK, negara Schengen, Australia, atau New Zealand.
Turks and Caicos IslandMembutuhkan visa dari Canada, UK, atau USA.

Wah… daftarnya cukup panjang juga ya! Kalau dilihat lagi, memang yang BEBAS VISA hanya beberapa saja tapi dengan adanya visa on arrival atau eVisa, bepergian jadi lebih mudah. Sementara itu, sepertinya pemerintah Indonesia sedang getol-getolnya melakukan diplomasi agar paspor hijau Indonesia menjadi lebih ramah bagi para traveller. Ya kita doain aja ya.. semoga dalam waktu dekat, pemegang paspor Indonesia bisa bepergian ke Eropa dengan lebih murah.

Punya komentar atau pertanyaan?

Tulis komentar di sini